Rabu, 10 Juli 2013

Kamis, 11 Juli 2013

Terkadang sesorang hadir dalam hidup kita bukan untuk kita miliki, bukan untuk selamanya saling memberikan kebahagiaan.
dengan waktu sangat singkat, Allah menghadirkan dia dalam hidup gw ternyata bukan untuk selamanya menjalankan komitmen, justru gw ngerasa dia dihadirkan hanya untuk mengubah hidup gw..
--jadi lebih baik tentunya
tapi yang sulit ya saat praktik ikhlas melepasnya..

tapi kenapa harus sesingkat ini ?
sisa sisa perasaan sayang yang masih melekat dihati, itu yang jadi perusak mood gw seketika.
sisa sisa kenangan yang mnurut gw itu masih anget anget nya kita kewatin, itu jadi penghancur perasaan gw seketika.

kenapa disaat gw udah mulai menyayangi keluarganya ??
kenapa disaat gw udah mulai sayang adik perempuannya ??
 --ga boleh nangis limas !! inget,,lagi puasa :')

oh god, beri aku ketegaran, keikhlasan, hati yang lapang, kesabaran yang luas untuk melalui masa-masa ini.

apa kalau kita menyayangi oranmg dengan tulus orang itu akan merasakannya ??
gw bukan orang yang pendendam, dan bukan juga orang yang pemaaf..
tapi ya memang gw sayang sama dia bukan karena suatu hal pendukung lainnya..

kalau dia baca ini, apa dia akan tau apa yang gw rasain ??
kalau dia baca ini, apa dia akan paham apa yang menjadi sumber kesedihan gw ??
--yah, semoga saja :)


Saya adalah saya..

Rabu, 10 Juli 2013
 
Saya adalah saya.

Dari sejak muda saya tidak suka memusingkan pendapat orang lain, terutama yang suka menghakimi kebaikan orang lain – padahal dia sendiri masih palsu dan buruk perilaku.

Saya adalah saya.

Jika saya bisa membahagiakan sesama, itu sudah sebuah keberhasilan. Saya tidak harus pandai untuk memperbaiki kekeliruan di lingkungan, dan saya tidak harus kaya untuk membantu.

Saya tidak merasa kurang dan tidak merasa lebih dari orang lain.

Saya hanya tegas mengabaikan orang yang sok mengatur saya, padahal hidupnya masih lemah dan tidak amanah.

Saya adalah saya.

Kalau ada orang yang menilai saya rendah, saya tidak menantangnya untuk mencapai yang sudah saya capai. Saya akan mempelajari cara untuk menjadi setinggi dia, jika dia tinggi; atau bersabar jika dia hanya pembenci yang rendah.

Jika dia orang kecil yang sok tahu, saya berfokus pada yang diketahuinya, bukan pada soknya.

Tapi saya bukan dia, dan saya akan tetap menjadi saya.

Jika dia menganggap saya salah, saya periksa seberapa banyak dia tahu, dan seberapa benar yang diketahuinya. Jika yang diketahuinya sedikit atau banyak tapi tidak benar, saya abaikan. Jika yang diketahuinya sedikit dan benar, saya perhatikan, dan saya memuridkan diri.

Tapi, siapa pun – berapa besarnya dan luasnya pengetahuannya, tapi menyombongi saya dengan ilmunya, saya abaikan.

Saya adalah saya.

Saya tidak mungkin seluruhnya benar, TAPI saya juga tidak mungkin seluruhnya salah.

Saya ingin sekali bertanya kepada mereka yang sombong itu:

Memang, kalau Anda merasa demikian benar, Anda itu sudah menjadi apa?

Saya adalah saya. Campuran antara minder dan sombong, tahu dan pilon, patuh dan pemberontak, penurut dan pembangkang, penyayang dan petarung, penceria dan penyedih, yakin dan ragu, dan penyabar dan pemarah.

Saya tidak harus sama dengan siapa pun, tapi perbedaan yang ada pada saya haruslah membaikkan kehidupan sesama.

Saya adalah saya.

Jika Anda tidak suka, saya terima. Hiduplah dalam kehidupan Anda, dan biarkan saya mandiri di dalam kehidupan saya.

Jika Anda suka, saya bersyukur. Semua yang yang saya lakukan adalah untuk kebaikan Anda, sebagai cara saya untuk membahagiakan Tuhan.

Saya adalah saya.

Dan saya berdoa agar saya dijadikan sahabat bagi kecemerlangan dan kemuliaan hidup Anda.